Rabu, 09 Juli 2014

Falun Dafa Sejati - Baik - Sabar

Falun Dafa (Falun Gong) adalah suatu kultivasi peringkat atas yang berupa suatu sistem perangkat latihan yang benar-benar secara nyata dapat memperbaiki dan meningkatkan moral, tubuh dan spiritual seseorang menuju ke tingkat yang lebih tinggi. Melalui latihan Falun Gong, para praktisi dapat memperoleh kemajuan yang sangat pesat dalam kesehatan jiwa dan raga, demikian juga dapat menghilangkan stress.

Falun Gong merupakan kultivasi (pengolahan) ganda jiwa dan raga.
Kultivasi raga berupa 5 perangkat latihan gerakan yang menyerupai senam, dan meditasi. Fungsinya untuk mengolah potensi tubuh, membangkitkan energi di dalam tubuh, menyerap energi alam semesta dan memperkuat sistim mekanisme energi di dalam tubuh.

Kultivasi jiwa adalah meningkatkan Xinxing (watak, kualitas moral), dengan jalan berasimilasi (menyelaraskan diri) dengan karakteristik alam semesta yakni: Zhen-Shan-Ren (Sejati-Baik-Sabar). Pengertian kata "Sejati" adalah benar, lurus dan jujur; "Baik" adalah kebajikan, suka menolong, tidak mementingkan diri sendiri; "Sabar" adalah penuh toleransi, pengendalian emosi, tahan uji serta mampu melepaskan keterikatan hati. Terus menerus meningkatkan standar Xinxing didalam kehidupan sehari-hari, didalam rumah tangga, di tempat kerja, dalam masyarakat, harus menjadi seseorang yang bermoral tinggi yang bertanggung jawab terhadap pekerjaan dan kewajibannya.

Falun Gong bukanlah agama, karena tidak ada ritual, formalitas atau aktivitas apapun yang seringkali digunakan dalam agama, tidak ada keanggotaan. Para praktisi dengan keinginannya sendiri belajar bersama, secara bebas datang dan pergi. Pusat pembina maupun tempat latihan tidak menarik iuran/sumbangan. Di seluruh dunia para praktisi sukarela mengajarkan latihan. Semua kegiatan Falun Dafa selamanya bebas biaya. Falun Gong juga tidak melibatkan diri dalam politik, Falun Gong hanya mengajarkan praktisi mematut diri sesuai kriteria tingkat tinggi serta melepaskan keterikatan hatinya, guna mencapai taraf kondisi jiwa yang lebih tinggi.

Sejak Falun Gong diperkenalkan oleh Master Li Hongzhi pada tahun 1992, ajarannya yang luas mendalam serta harmonis telah meningkatkan Xinxing (moralitas) ratusan juta orang, membuat mereka paham tentang tujuan hidupnya. Bagi praktisi yang sejati kesehatan tubuhnya dalam waktu singkat akan mencapai kondisi yang sangat prima. Efek peningkatan kesehatan jiwa dan raga ini tampak nyata sehingga mendapat penyambutan yang hangat di berbagai daerah, berbagai bangsa. Lebih dari seratus juta orang telah berlatih Falun Gong di seluruh dunia, baik di Asia, Eropa, Afrika, Amerika dan Australia. Buku-buku yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia ialah : [Zhuan Falun] dan [Falun Gong]. Bagi yang berminat, dapat mendatangi tempat latihan yang tertera, dan langsung mengikuti latihan,belajar dengan praktisi setempat dan mendengarkan pengalaman masing-masing praktisi.

Falun (Roda Hukum): Lambang Falun Dafa

Falun adalah materi energi tinggi yang mempunyai kecerdasan, berputar selama 24 jam setiap hari tanpa henti, otomatis membantu praktisi Xiulian berlatih Gong. Sekalipun praktisi Xiulian tidak setiap saat berlatih Gong, tetapi Falun tetap tiada henti melatih manusia. Penjelasan lengkap mengenai Falun terdapat pada Ceramah V Buku [Zhuan Falun]

Penyebaran dan Perkembangan Falun Gong

Falun Gong mulai dipublikasikan oleh Master Li Hongzhi di Tiongkok pada bulan Mei 1992 sampai akhir 1994, selanjutnya beliau pergi keluar negeri mengajarkan Falun Gong di berbagai tempat didunia: Eropa, Asia, Amerika, Australia. Hingga sekarang, Falun Gong sudah dilatih di lebih dari 114 negara dan membawa manfaat positif bagi banyak orang. Untuk mengetahui lokasi tempat latihan di seluruh dunia, silakan kunjungi website Falun Dafa Internasional: www.falundafa.org


Sumber :  http://www.falundafa.or.id/

Kamis, 03 Juli 2014

Kisah Sukses: Dulu Susah Sekarang Jadi Miliuner

Menjadi miliuner tidak semudah membalikkan telapak tangan memang. Butuh usaha yang sangat keras untuk mencapainya. Bahkan tak jarang mereka yang kini menjadi orang super kaya harus mengalami masa-masa sulit, terpuruk, hingga bangkrut!

Meski bangkrut, keuletan, dan jiwa pantang menyerah yang dimiliki, membuat mereka mampu bangkit, dari bangkrut mereka bermetamorfosis dan menjadi miliuner.

Dikutip dari CNN Money, Rabu (2/1/2014), ada sejumlah orang yang awalnya bangkrut atau tak punya apa-apa kini menjadi kaya raya. Berikut daftar nya :

1. Sara Blakely

Sara Blakely adalah salah satu wanita kaya dengan usahanya sendiri. Namun pada perjalanan kesuksesannya, tak jarang dia mengalami kesulitan. Dia pernah melamar ke sekolah hukum, namun dia gagal dalam tes LSAT meski sudah mengambil dua kali tes.

Sara lalu melamar kerja di Walt Disney World, tapi dengan tinggi 5'6, dia tidak memenuhi syarat tinggi badan.

Lalu dia menjual mesin faksimili selama tujuh tahun, dan akhirnya menghabiskan sisa tabungannya sebanyak US$ 5.000 untuk membangun sebuah perusahaan pembuat pakaian dalam, Spanx. Kini, perusahaannya menjadi perusahaan yang sangat besar. Sara juga bergabung bersama Warren Buffet dalam Giving Pledge, kumpulan orang kaya dermawan.

2. Jan Koum

Jan Koum kala itu berumur 16 tahun saat dia pindah ke Amerika Serikat dari Ukraina bersama ibunya. Keduanya tak punya apa-apa, berjuang keras hidup di negeri Paman Sam dan mengandalkan bantuan pemerintah untuk bertahan.

Koum akhirnya belajar jaringan komputer pada saat remaja. Menginjak dewasa dia menjadi co-founder Whatsapp Messenger, aplikasi chatting yang telah dibeli Facebook seharga US$ 19 miliar.

3. Chain Laiwa

Meski keturunan dinasti Manchu, keluarga Chain Laiwa sangat miskin. Di tahun 1940, dia terpaksa harus meninggalkan sekolah lalu bekerja. Akhirnya memulai bisnisnya dengan memperbaiki furniture.

Bertahun-tahun bisnisnya tumbuh, dan sebelum umurnya 40 tahun dia pindah ke Hong Kong untuk mulai berinvestasi di real estate. Dia memulainya dengan 12 properti, lalu semakin besar dan banyak. Sekarang dia menjadi pejabat tertinggi di Fu Wah International, perusahaan yang bergerak di real estate, pariwisata, elektronik, dan industri lainnya.

4. Sheldon Adelson

Tak ada yang menyangka Sheldon Adelson kini adalah pemiliki dari Las Vegas mega-resort dan properti lainnya.

Sebelum sukses dia berbagi tempat tidur dengan kedua orang tuanya dan juga keluarganya di Massachusetts. Ayahnya adalah supir taksi dan ibunya menjalankan toko rajutan.

Adelson mulai berbisnis di umur 12 tahun, saat dia memiliki izin untuk menjual koran di Boston. Saat ini dia dikenal sebagai konglomerat dan investor, dan salah satu pria terkaya di dunia.

5. Zhang Xin

SOHO China adalah salah satu pengembang properti terbesar, dan Zhang Xin adalah orang paling tinggi di perusahaan itu.

Di masa remaja, Zhang hidup miskin, bekerja di perusahaan pembuat mainan dan elektronik dengan upah yang kecil. Selama 5 tahun dia menabung unutk membeli tiket pesawat menuju London dan biaya kursus Bahasa Inggris.

Di Inggris, dia belajar di Cambridge University lalu bekerja di Goldman Sach di New York. "Semua orang datang dari antah berantah, itu lah sesuatu tentang China.

6. Howard Schultz

CEO dari Starbucks ini dulu hidup di perumahan di Brooklyn, New York dengan orang tua juga saudara-saudaranya. Ibunya, yang tak lulus SMA memaksa anak-anaknya untuk percaya diri agar sukses.

Sedangkan ayahnya yang seorang supir truk, mendorong anak-anaknya untuk mencintai olahraga. Setelah mendapatkan beasiswa sepakbola ke Northern Michigan University, Schultz menjadi orang pertama di keluarganya yang kuliah.

"Saya sadar kalau saya bukan pemain sepakbola yang hebat. Akhirnya saya tak bermain sepakbola lagi," kata Schultz dalam bukunya.

Pada akhirnya dia bekerja di Starbukcs sebagai direktur pemasaran pada 1980, lalu naik oangkat dan akhirnya menjadi Direktur Utama. Di bawah kepemimpinannya, jaringan kedai kopi ini semakin menjamur, jadi yang terbesar di dunia, dengan 5.500 kedai di 50 negara, dan masih terus bertambah.

7. George Soros

Soros selamat dari kependudukan Nazi dari negaranya di Hungaria selama Perang Dunia II. Dia akhirnya pindah ke Inggris di 1947.

Dia belajar di London School of Economics sambil bekerja, demi membayar uang sekolahnya. Pekerjaan yang ia jalani selama masa itu seperti pencuci piring dan tukang cat rumah. Sambil menunggu meja dengan piring-piring kotornya, dia diberitahu kalau bekerja keras, dia bisa menjadi asisten kepala pelayan, menurut biografi Soros oleh Michael T Kaufman.

Soros tidak lama-lama menjadi pelayan. Dia menjadi pengelola keuangan, dan di tahun 1992 dia menghasilkan miliaran dolar sekali saat dia bertaruh melawan mata uang Inggris, poundsterling dalam sehari yang dikenal dengan sebutan Black Wednesday. Sekarang, dia menjadi warga negara Amerika Serikat, memiliki miliaran dolar dan dengan dermawan mendonasikannya ke beberapa hal.

8. Oprah Winfrey

Siapa tak kenal bintang media ini. Namun pasti sedikit yang tahu bagaimana kehidupan Oprah Winfrey sebelum sukses seperti sekarang.

Winfrey lahir di tahun 1954 seorang ibu tunggal yang miskin tinggal di pedesaan Mississippi. Awal-awal hidupnya sangat berat, dia mendapat banyak rintangan dan cobaan, termasuk kekerasan seksual dan kehamilan di umur 14 tahun. Bayinya, yang prematur kala itu tak terselamatkan.

Intelijensi dan ketrampilan berkomunikasi Winfrey terus bersinar. Dia memulai menjadi penyiar radio semasa remaja, dan mulai punya program televisi sendiri di umur 32. Dia menjadi pembawa acara Oprah Winfrey Show selama 25 tahun. Dia lalu menjadi CEO dari jaringan yang diberi nama dirinya, Oprah Winfrey Network yang tersedia di 80 juta rumah.

9. Larry Ellison

Pria yang drop out dari sekolah ini adalah pendiri Oracle, dan kini ia termasuk salah satu orang terkaya sejagad.

Dia dilahirkan dari single mother yang tak mampu merawatnya. Akhirnya dia diadopsi sanak saudaranya saat masih kecil dan pindah ke selatan Chicago.

Ayah angkatnya, adalah imigram Rusia yang juga miskin. Setelah ibu angkatnya meninggal, Ellison dikeluarkan dari tempat di mana ia kuliah dan pergi ke California, berpindah kerja dari satu tempat ke tempat lain.

Dia mengatakan bahwa dia "punya semua ketidakberuntungan yang jadi alasan untuk sukses" dan akhirnya dia mendirikan Oracle di 1977.

10. Jeff Bezos

Di musim panas, Bezos pernah bekerja di Mcdonalds saat dia remaja. Tahun berikutnya, dia merambah kewirausahaan dan memulai kemah musim panas untuk anak-anak yang ingin belajar mengenai sains. Dia memasang tarif US$ 600 per orang. Ada 6 orang yang mendaftar.

Dia kini seorang miliuner lewat perusahaannya Amazon. Dia menjadi buruh dan pekerja keras saat dia masih kecil. Bekerja di peternakan kakeknya, memberi vaksin pada ternak, memasang pipa, sampai memperbaiki kincir angin, menurut wawancara Seattle Times.


Sumber : http://finance.detik.com/read/2014/07/02/120020/2625387/68/6/kisah-sukses-dulu-susah-sekarang-jadi-miliuner--2-#bigpic