Menderita gatal-gatal pastilah menyebalkan dan mengganggu. Tak hanya orang dewasa, anak kecil pun sering mengalami gatal-gatal. Gatal sendiri diartikan sebagai sebuah perasaan wajar yang dialami oleh kulit manusia.
"Gatal di kulit terjadi karena adanya sel-sel saraf yang mampu mendeteksi rasa gatal. Sel itu tentunya bukan ada di kulit melainkan ada di bagian tulang belakang yang kemudian membuat respon ke otak kita," jelas dr Ratna Purnamasari dalam Coaching Class bersama Caladine di Kidzania Pacific Place, Jakarta Selatan, seperti ditulis Sabtu (14/6/2014).
Dalam acara yang bertemakan "Bebaskan Si Buah Hati dari Si Gatal" itu, dr. Ratna juga menjelaskan berbagai macam penyebab gatal. Menurutnya ada enam hal yang mampu menyebabkan gatal pada diri kita. Penyebabnya adalah sebagai berikut:
1. Kaligata
Nama medisnya adalah urtikaria. Kaligata merupakan penyakit pada kulit yang timbul karena adanya reasi berlebihan terhadap kondisi luar yang tidak baik seperti debu, udara, dan sebagainya.
2. Dermatitis
Dermatitis lebih sering disebut penyakit eksim. Dermatitis adalah istilah kedokteran untuk kelainan kulit yang meradang dan iritasi. Ada tiga jenis dermatitis atopik, yakni dermatitis infantil yang menyerang balita di bawah dua tahun, kemudian ada dermatitis anak yang menyerang anak usia 2-5 tahun, dan dermatitis dewasa yang menyerang anak-anak hingga remaja usia 20 tahun.
3. Kulit terbakar matahari
Cuaca yang terkadang sangat panas sering membuat kulit kita terbakar. Ketika hal itu terjadi maka rasa gatal pun mengiringi.
4. Kulit kering
Sejatinya kulit manusia akan berganti setiap 28 hari sekali dan ketika hal itu terjadi maka sel kulit kita akan terpisah satu sama lain sehingga penghalang antara kulit dan lingkungan menjadi lemah. Hal inilah yang sering menyebabkan gatal luar biasa pada tangan atau kaki kita.
5. Produk kebersihan yang mengandung zat kimia
Penggunaan produk kebersihan seperti deterjen, sabun cuci piring, dan pemutih wajah juga sering menjadi penyebab gatal. Hal ini tidak lain tidak bukan karena zat kimia yang terkandung dalam produk tersebut.
6. Biang keringat dan gigitan serangga
Inilah penyebab gatal paling umum yang diderita manusia. Tak hanya orang dewasa, anak kecil pun sering mengalaminya. Menurut dr. Ratna, biang keringat terjadi karena adanya sumbatan-sumbatan pada pori-pori atau saluran keringat di tubuh. Sementara itu gigitan serangga yang paling sering menyebabkan gatal adalah gigitan nyamuk dan semut.
Ini Dia Penyakit-penyakit Orang yang Bekerja Terus Sampai Tua
Tetap beraktivitas meski lanjut usia memang tidak dilarang, bahkan punya manfaat termasuk menunda pikun. Tapi jangan salah, beberapa penyakit justru mengintai orang-orang yang bekerja terus sampai tua.
Semakin maju pengetahuan medis berdampak pada semakin tingginya angka usia harapan hidup. Jika pada tahun 1.900 kebanyakan orang meninggal pada usia 55 tahun, dewasa ini orang tua dapat hidup hingga umur 80 tahun ke atas.
Dengan bergesernya angka harapan hidup tersebut, kini anggota masyarakat dengan umur 45 tahun ke atas makin besar. Berkaitan dengan hal tersebut, mereka yang masih bekerja pada usia tua menghadapi bahaya kesehatan yang besar.
Professor Mark Harris, Direktur Pusat Pelayanan Kesehatan di Universitas New South Wales (NSW), Australia, mengatakan bahwa meskipun gaya hidup sehat termasuk diet dan olahraga dapat mencegah bahaya kesehatan, masih ada faktor lain seperti gen dan hal lainnya dapat memberi dampak negatif.
"Saat kita semakin tua, kesehatan kita semakin tidak dapat diprediksi. Semakin lama anda hidup maka semakin ada kemungkinan anda terjangkit penyakit," ujar Harris.
Berikut beberapa bahaya kesehatan yang mengancam mereka yang masih bekerja pada usia tua seperti dilansir dari ABC Australia, Rabu (10/6/2014).
1. Bekerja sampai usia 75 tahun: Kanker
Ada berbagai macam jenis kanker, dan resiko terjangkit kanker tersebut makin meningkat sejalan dengan bertambahnya usia. Pada seseorang yang berumur 75 tahun, satu dari tiga orang pria dan satu dari empat orang wanita dapat terpengaruh oleh penyakit ini.
Meskipun kanker dapat diobati, namun pengobatannya memakan waktu lama dan biaya yang besar dan dapat mengakibatkan disabilitas.
2. Bekerja sampai usia 79 tahun: Sakit jantung
Menurut data dari Institut Kesehatan dan Kesejahteraan Australia, mereka yang mengalami masalah kesehatan kardiovaskular meningkat hampir dua kalinya dari kelompok umur 44-54 tahun dan umur 55-64 tahun. Pada kelompok umur 65-79 tahun hampir setengah dari populasi mengidap penyakit ini.
3. Bekerja sampai usia 45 tahun: Radang sendi
Osteoarthritis atau yang disebut juga degenerasi sendi adalah penyakit yang menyerang tangan, pinggul, lutut, dan pergelangan kaki. Saat seseorang menginjak usia 45 tahun ke atas, kemungkinan mengidap penyakit ini meningkat tajam.
Osteoarthritis menyebabkan seseorang kehilangan kekuatan persendiannya akibat kurangnya protein yang melumasi persendian.
"Osteoarthritis tidak akan membunuh, namun penyakit ini akan sangat berdampak pada kualitas hidupmu," kata Harris.
4. Bekerja sampai usia 40-an tahun: Diabetes tipe 2
Di Australia hampir sekitar 15 persen kelompok umur 45-54 mengidap diabates tipe 2. Pada umur 65-74 tahun persentase tersebut naik hingga 28 persen.
Harris mengatakan, seseorang yang mengidap diabetes akan kesulitan berkerja karena komplikasi yang dapat menyebabkan disabilitas atau bahkan amputasi.
5. Bekerja sampai usia 54 tahun: Sakit mata
Angka mereka yang penglihatannya tidak sehat hampir bertambah dua kali lipat dari kelompok umur 35-44 hingga 45-54.
6. Bekerja sampai usia 64 tahun: Kerusakan Pendengaran
Sekitar sepertiga populasi kelompok umur 55-64 di Australia terpengaruh oleh penyakit ini dan angkanya terus bertambah.
7. Bekerja sampau usia 70 tahun: Rentan jatuh
Bagi mereka yang masih muda terjatuh bukanlah hal yang besar, namun untuk beberapa orang yang menginjak kelompok umur 70-74 tahun terjatuh memiliki bahaya yang nyata.
Kelompok umur tua rentan terjatuh dan mengalami cidera. Cidera yang diderita bergantung pada ketinggian pada saat terjatuh, berat badan, dan permukaan jatuhnya badan.
8. Bekerja sampai usia 70 tahun: Masalah kognitif
Pada umur sekitar 70an, tubuh manusia mulai mengalami banyak permasalahan. Salah satu dari masalah kesehatan ini adalah munculnya gangguan di pembuluh darah di otak.
"Orang-orang di usia 70an memiliki banyak masalah pada pembuluh darah otaknya. Karena kerusakan pada otak, mereka tidak lagi dapat beraktivitas seperti dahulu," terang Harris.
Sumber : http://www.detik.com/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar